Kampung Sampireun - Resort & Spa

10:11:00 AM

Pada libur lebaran kemarin, ayah saya mengajak keluarga besarnya untuk berlibur bersama ke Kota Garut, Jawa Barat. Tempat tujuan kali bukan tempat yang asing, karena memang saya dan keluarga sudah beberapa kali mengunjungi Kota Garut. Sebenarnya, kalau dipikir-pikir, sekitar 2 atau 3 tahun yang lalu, keluarga besar dari pihak ayah saya juga sudah pernah berlibur bersama ke kota ini. 

Tujuan kami pada kali ini adalah menginap di Kampung Sampireun - Resort & Spa. Saya pribadi memang senang menginap disini. Saya ingat sekali, dahulu, saya pernah beranggapan bahwa Kampung Sampireun adalah resort terbaik di pulau Jawa hahahaha.. setelah saya kembali lagi setelah beberapa kali disini, saya tidak lagi merasa demikian, mungkin karena resort ini pun semakin berumur dan saya tahu biaya perawatannya tentu sangat mahal. 

Akan tetapi, tetap saja, menurut saya Kampung Sampireun adalah salah satu tempat menginap yang menyenangkan karena memberikan pengalaman yang tidak terlupakan. 

Saya hampir selalu menginap di rumah yang langsung menghadap ke danau buatan. Di rumah tersebut, kita memiliki dermaga kecil tempat menambatkan sampan. Nah, inilah keistimewaan Kampung Sampireun menurut saya, kita bisa sesuka hati bermain sampan. Pemandangan dari luar rumah pun yang langsung menghadap danau menyenangkan bagi saya. Tidak lupa, ditambah dengan udara Kota Garut yang sejuk, cenderung dingin, membuat saya benar-benar merasa sedang merayakan liburan. 


Suasana di resort ini memang masih hijau. Dikelilingi oleh pepohonan yang rimbun. Walaupun terik matahari tetap terasa, tetapi udaranya membuat kita selalu merasa segar. 

Saya paling jatuh cinta pada suasana malam harinya. Lampu-lampu rumah memang menambah kesan romantis. Saya tidak heran, Kampung Sampireun seringkali dianggap sebagai salah satu tempat menginap bagi pasangan yang baru menikah. 


Suasana pada pagi hari pun tidak kalah cantik. Matahari pagi yang mulai menyinari membuat ada pantulan dari rumah dan sampan pada danau yang bisa kita lihat dari depan rumah. Oh ya, memang ada tempat duduk panjang menghadap danau ini. Jadi, kita punya tempat yang tepat untuk melihat pemandangan, mensyukuri anugerah Tuhan atas keindangan alam, merenung, ataupun mencari inspirasi. Kampung Sampireun merupakan tempat yang tepat untuk sejenak melarikan diri dari rutinitas. 


Setiap pagi, kita akan mendapatkan surabi yang akan diantar oleh petugas menggunakan sampan. Sebenarnya pada malam hari pun kita akan mendapatkan minuman sekoteng dan kacang rebus. Jadi, ada teman untuk menikmati kesyahduan malam. Oh ya, pada sore hari pun, saat tea time, kita bisa datang ke restoran untuk minum teh dan menikmati beberapa gorengan. Menyenangkan bukan? Suasana dingin memang cepat membuat kita lapar dan tiba-tiba pulang ke rumah, berat badan kita akan naik hahahaha.. 



Di danaunya, kita bisa melihat cukup banyak ikan. Kita juga diberikan secara cuma-cuma satu kantong pelet untuk memberi makan ikan. Wah, ini aktivitas yang seru sekali untuk dilihat. Apalagi bagi anak-anak ya, karena ikannya akan langsung bergerombol, saling berebut untuk mendapatkan makanan. Apabila dirasa kurang, kita bisa membeli kantong pelet tambahan, seharga Rp5.000 (kalau saya tidak salah). 


Ketika bermain sampan, tentu kita tidak lupa untuk berfoto. Ya, karena memang pengalaman menaiki sampan secara mandiri bukan pengalaman yang akan sering kita dapatkan kan hehe.. Saya dan adik saya, Asjun, berusaha untuk mencoba bergaya fierce ala model. Sayang sekali, sepertinya kami gagal hahaha.. 


Saya dan keluarga besar juga sempat melakukan lomba menaiki sampan. Jadi, beberapa keluarga akan beradu cepat-cepatan sampai setelah mendayung sampan melewati rute tertentu. Ah, ini sangat menyenangkan, tetapi juga menguras energi loh. Untuk mendayung sampan dengan cepat dan benar itu harus memakai teknik yang menggunakan logika haha.. 

Hal yang menyenangkan adalah saya dan keluarga selalu juara satu dalam lomba ini. Pertama, saya, Asjun, dan adik laki-laki saya, Hisyam, diadu dengan saudara sepupu yang lain. Kedua, saya dan bang Akhyar diadu dengan sepupu yang juga sudah menikah. Ketiga, Hisyam diadu dengan sepupu sebayanya. Keempat, ayah dan ibu saya diadu dengan saudara-saudaranya. Kami selalu menang hehe, itu semua sepertinya karena kami sudah beberapa kali menginap di Kampung Sampireun ini, sehingga sudah beradaptasi dengan taktik bermain sampan ini hehehehe.. 


Oh ya, saya juga sempat merayakan ulang tahun saya yang ke-25 tahun di tempat ini. Saya diberikan hadiah untuk melakukan spa oleh bang Akhyar. Kebetulan, kalau libur lebaran, fasilitas Spa yang ada di resort ini mendapat potongan harga sebesar 50% loh. Wow sekali bukan! Diskon ini hanya berlaku pada libur lebaran. Jadi, sepertinya pada libur lebaran adalah momen yang tepat untuk datang ke Kampung Sampireun hehehe.. 

Saya mengambil paket Spa 'Balinese Boreh' yang berhasil membuat badan saya tetap hangat 'melawan' udara dingin khas Kota Garut. Wah, betapa pengalaman yang menyenangkan. Rasanya setelah berlibur kemarin di awal Juli, saya semakin siap untuk kembali ke rutinitas sehari-hari.

Kredit foto: Muhammad Akhyar

Jl. Raya Samarang Kamojang Km. 4, Ciparay, Sukakarya, Samarang, Sukakarya, Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151

You Might Also Like

5 comments

  1. pemandangannya indah sekali, kaya nya adem sekali kalau kesana

    ReplyDelete
  2. Mau nyoba nih kayaknya seru banget ke sini, ga mahal juga. Kemarin nemu paket kampung sampireun yang ga begitu mahal, lebih murah dari klo ke adminnya langsung. Kakak dateng langsung or gimana?

    ReplyDelete

Haniva Az Zahra. Powered by Blogger.